Yeaayyy… akhirnya udah hampir 2 bulan saya tinggal di Tanjung Uban. Pada tau kah Tanjung Uban tuh dimana? Tanjung Uban tuh merupakan salah satu kota/kabupaten di Pulau Bintan, yang berseberangan langsung dengan Pulau Batam. Daan, denger-denger dari kicauan burung yang berkicau, katanya sih SBY mau bikin pulau Bintan ini menjadi kawasan layaknya Singapura, karena lokasinya yang amat strategis dan juga tempat wisatanya yang sangat indah.

Untuk sampai di Tanjung Uban ini, saya melakukan penerbangan dari Jakarta ke Batam. Sesampainya di Batam, tepatnya di Bandara Hang Nadim, perjalanan diteruskan ke dermaga Punggur dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Dari dermaga Punggur, saya harus naik speedboat (bisa juga naik ferry) untuk menyeberang ke Tanjung Uban dengan waktu tempuh sekitar 15 menit. Perjalanan naik speedboat ini cukup seru dan memainkan adrenalin saya karena pada saat itu ombak cukup besar dan speedboat tetap melaku dengan kencang. Alhasil, bagaikan sedang melakukan rodeo di tengah laut. Mantaabbb!!!

Selama tinggal di sini, ternyata biaya hidup yang dibutuhkan lebih tinggi daripada di Jakarta. Biaya untuk kebutuhan sehari-hari di sini sedikit lebih tinggi daripada di Jakarta. Dan juga, jika ingin dapat bepergian kemana-mana sebaiknya harus ada kendaraan pribadi, karena kalau tidak maka sarana transportasi umum yang ada hanya ojek dan taksi.

Di Tanjung Uban ini juga ada beberapa tempat wisata, seperti Pantai Skera. Pantai berpasir putih ini sering didatangi oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam ataupun sekedar berjalan-jalan dan foto-foto, dan juga warga sekitar yang mencari sotong, kerang, dan juga gonggong untuk kemudian diolah menjadi makanan yang dijajakan di sana. Gonggong ini enak lho, saya pernah menemukan beberapa dan langsung direbus (harusnya dikukus sih biar lebih maknyoss) oleh warga sekitar, trus dimakan bareng-bareng deh ditemani suara deburan ombak. Hahay, romantis nian..😛

So far, menyenangkan juga tinggal di Tanjung Uban ini. Sekarang tinggal mengurus paspor yang belum jadi-jadi biar bisa jalan-jalan juga ke singapura.. hahaha

Akrom – March 29th, 2011